Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba

Topik kita kali ini yaitu Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba. Salah satu jalan pintas untuk memasuki dunia bisnis ialah melewati sistem franchise. Kenapa? Sebab pembeli waralaba nggak perlu ribet memulai usahanya dari nol. Pembeli franchise cuma tinggal mengerjakan usaha ini.

Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba

Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba

Jadi sekiranya beratensi bisnis dengan sistem waralaba, Anda nggak perlu pusing mikirin survei pelanggan, pengenalan merek, promosi, pemasaran, stok barang, peralatan dan peralatan. Malah lokasi, iklan, serta pemasangan papan nama, telah dibatasi oleh pemegang franchise. Semuanya telah disiapkan dalam satu paket yang patut Anda bayar dengan harga tertentu.

Cara waralaba memang memudahkan seseorang dalam berbisnis, malah bagi mereka yang sama sekali belum pernah terjun ke dunia bisnis. Pemegang franchise umumnya memiliki program nasihat atau pelatihan bagi mereka yang membeli lisensinya. Jadi intinya, Anda tinggal siapkan uang atau modal karenanya segalanya akan beres.

Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba

Seandainya diamati sekilas memang mudah ya, tetapi ingat, modal yang dibutuhkan pastilah tak sedikit. Apabila Anda ingin menjadi franchisee maka Anda wajib tetap jeli memperhatikan peluang dan selektif memilih franchisor. Ya, pokoknya ada uang ada barang. Maksudnya waralaba yang dibeli dengan harga mahal, pastilah kualitasnya berbeda dengan waralaba yang dibeli dengan harga murah.

Yang berharga miliaran atau ratusan juta pasti beda dengan yang berharga beberapa juta saja. Entah itu merek dagangnya, kwalitas produk, manajemen, metode pemasaran, image dan juga fasilitasnya. Oleh karena itu, Anda sepatutnya piawai-jago memilih dan memilah mana waralaba yang Anda inginkan. Sesuaikan juga dengan situasi keuangan tentunya.

Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba

Berikut beberapa kiat memilih waralaba

  • Pilih franchisor yang sudah benar-benar terbukti berhasil di bidangnya Hal ini dapat dipandang dari laporan keuangannya gerai yang dimiliki dan konsumennya.
  • Cari tahu berapa lama franchisor menekuni bisnisnya. Jadi Anda bisa tahu kredibilitas franchisor.
  • Pilih produk dan jasa yang memiliki pasar baik, bagus saat ini maupun di masa mendatang.
  • Teliti bagaimana paket kerja sama yang mereka tawarkan. Ingat, ini bukan contoh beli putus! Franchisor yang baik akan memberikan paket lengkap, mulai dari penerapan merek, cara manajemen, hingga pelatihan, pembinaan dan pendampingan bagi franchisee. Jadi ada transfer pengetahuan dan teknologi dari franchisor pada franchisee.
  • Pilih macam franchise yang tarif pembelian franchise (franchise fee) dan fee lainnya masuk logika. Jangan mentang-mentang telah tenar, franchise fee-nya selangit.
  • Teliti bagaimana mutu SDM yang dimiliki franchisor. Kalau peranan owner terlalu dominan, lebih baik hindari saja ketimbang timbul situasi sulit di kemudian hari.

Biaya waralaba

Biaya permulaan, diawali dari Rp 10 juta sampai Rp 1 miliar. Biaya ini mencakup pengeluaran yang dikeluarkan oleh franchisor untuk membikin daerah usaha cocok dengan spesifikasi standar dari franchisor dan biaya pemakaian HaKI.

Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba

Tarif royalti (franchise fee), dibayarkan pemegang franchise (franchisee) tiap-tiap bulan dari laba operasional. Besarnya tarif royalti berkisar dari 5-15 persen dari penghasilan kotor. Tarif royalti yang pantas yaitu 10 persen. Lebih dari 10 persen umumnya yakni biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran yang perlu dipertanggungjawabkan.

Profit dan Kerugian Menjadi Franchise

Profit:

  • Nggak perlu pusing mikirin hal-hal yang berhubungan dengan operasional dan teknis perihal bisnis, segalanya telah dipegang oleh pemegang franchise (franchisor);
  • Risikonya tak terlalu tinggi, karena Anda telah bisa memperkirakan dari profit dan bisnis pemegang franchise (franchisor) sebelumnya.

Kerugian:

  • Butuh dana yang tidak sedikit;
  • Bagi mereka yang menyenangi tantangan menjadi kurang menarik, karena seluruh sesuatunya sudah dapat diprediksi dengan seksama;
  • Bagi mereka yang ingin mengoptimalkan bisnis pribadinya, cara waralaba tidak layak dengan mereka, karena segala sesuatu dikendalikan dan disesuaikan dengan pemegang waralaba (franchisor).

Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba

Nah, kini mana yang akan Anda pilih? waralaba atau mengawali bisnis sendiri? Yang penting dari alternatif Anda yaitu jalankan keseriusan dan ketekunan dalam menjalankan bisnis. Jikalau nggak serius dan tekun, percuma saja. Biarpun cara manajemen telah diwujudkan serapi dan sebagus mungkin seandainya Anda nggak sungguh-sungguh semua sesuatunya akan sia-sia.

Istilah waralaba

Berikut sebagian istilah mengenai waralaba

a. Arti waralaba

Franchise atau franchising berasal dari bahasa Prancis yang berarti kejujuran atau kebebasan. waralaba ialah hak-hak untuk memasarkan suatu produk atau jasa ataupun layanan. Sedangkan berdasarkan versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba merupakan perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau memakai Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)

Atau dengan kata lain, pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

b. Arti franchise menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, ketika pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, metode, prosedur dan metode-metode yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba

c. Definisi franchisor (pemberi waralaba)

Badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menerapkan Hak atas Kekayaan Intelektual atau penemuan kreatif atau ciri khas usaha yang dimilikinya.

d. Definisi franchisee (penerima franchise / terwaralaba)

Badan usaha atau perorangan yang diberi hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan Hak atas Kekayaan Intelektual atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba.

Sekian info mengenai Perhatikan Teknik Cerdas Berikut Ini buat Memastikan Bisnis Waralaba, kami harap post kali ini membantu kalian. Kami berharap post ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *