Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia

Di artikel ini kami akan ulas terkait dengan Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia. Salah satu jalan pintas untuk memasuki dunia bisnis adalah lewat cara franchise. Kenapa? Sebab pembeli waralaba nggak perlu ribet memulai usahanya dari nol. Pembeli waralaba hanya tinggal menjalankan usaha ini.

Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia

Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia

Jadi jikalau beratensi bisnis dengan cara waralaba, Anda nggak perlu pusing mikirin survei pelanggan, pengenalan merek, promosi, pemasaran, stok barang, peralatan dan kelengkapan. Pun lokasi, iklan, serta pemasangan papan nama, telah dibatasi oleh pemegang waralaba. Semuanya telah disiapkan dalam satu paket yang mesti Anda bayar dengan harga tertentu.

Sistem franchise memang memudahkan seseorang dalam berbisnis, bahkan bagi mereka yang sama sekali belum pernah terjun ke dunia bisnis. Pemegang waralaba umumnya memiliki program nasehat atau pelatihan bagi mereka yang membeli lisensinya. Jadi intinya, Anda tinggal siapkan uang atau modal karenanya segalanya akan beres.

Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia

Bila diperhatikan sekilas memang mudah ya, tetapi ingat, modal yang dibutuhkan pastilah tidak sedikit. Apabila Anda berharap menjadi franchisee maka Anda harus konsisten jeli mengamati kesempatan dan selektif memilih franchisor. Ya, pokoknya ada uang ada barang. Maksudnya franchise yang dibeli dengan harga mahal, pastilah kualitasnya berbeda dengan waralaba yang dibeli dengan harga murah.

Yang berharga miliaran atau ratusan juta pasti beda dengan yang berharga beberapa juta saja. Entah itu merek dagangnya, mutu produk, manajemen, metode pemasaran, image dan juga fasilitasnya. Oleh sebab itu, Anda sepatutnya mahir-trampil memilih dan memilah mana waralaba yang Anda inginkan. Sesuaikan juga dengan kondisi keuangan tentunya.

Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia

Berikut sebagian kiat memilih waralaba

  • Pilih franchisor yang telah benar-benar terbukti berhasil di bidangnya Hal ini dapat diamati dari laporan keuangannya gerai yang dimiliki dan konsumennya.
  • Cari tahu berapa lama franchisor menekuni bisnisnya. Jadi Anda bisa tahu kredibilitas franchisor.
  • Pilih produk dan jasa yang mempunyai pasar baik, baik saat ini maupun di masa mendatang.
  • Teliti bagaimana paket kerja sama yang mereka tawarkan. Ingat, ini bukan model beli putus! Franchisor yang bagus akan memberikan paket komplit, mulai dari pengaplikasian merek, sistem manajemen, sampai pelatihan, pembinaan dan pendampingan bagi franchisee. Jadi ada transfer pengetahuan dan teknologi dari franchisor pada franchisee.
  • Pilih jenis franchise yang biaya pembelian franchise (franchise fee) dan fee lainnya masuk nalar. Jangan mentang-mentang sudah tenar, franchise fee-nya selangit.
  • Teliti bagaimana mutu SDM yang dimiliki franchisor. Bila peranan owner terlalu dominan, lebih bagus hindari saja daripada muncul situasi sulit di kemudian hari.

Biaya waralaba

Tarif awal, dimulai dari Rp 10 juta sampai Rp 1 miliar. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh franchisor untuk membuat tempat usaha layak dengan spesifikasi standar dari franchisor dan biaya pemakaian HaKI.

Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia

Tarif royalti (franchise fee), dibayarkan pemegang franchise (franchisee) setiap bulan dari laba operasional. Besarnya biaya royalti berkisar dari 5-15 persen dari penghasilan kumal. Tarif royalti yang sesuai ialah 10 persen. Lebih dari 10 persen biasanya ialah tarif yang dikeluarkan untuk pemasaran yang perlu dipertanggungjawabkan.

Keuntungan dan Kerugian Menjadi Franchise

Keuntungan:

  • Nggak perlu pusing mikirin hal-hal yang terkait dengan operasional dan teknis perihal bisnis, segalanya sudah dibatasi oleh pemegang waralaba (franchisor);
  • Risikonya tidak terlalu tinggi, sebab Anda telah dapat memperkirakan dari profit dan bisnis pemegang waralaba (franchisor) sebelumnya.

Kerugian:

  • Butuh dana yang tak sedikit;
  • Bagi mereka yang menyukai tantangan menjadi kurang menarik, karena semua sesuatunya telah dapat diprediksi dengan seksama;
  • Bagi mereka yang berkeinginan memaksimalkan bisnis pribadinya, cara waralaba tidak pantas dengan mereka, sebab seluruh sesuatu diatur dan disesuaikan dengan pemegang waralaba (franchisor).

Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia

Nah, kini mana yang akan Anda pilih? waralaba atau mengawali bisnis sendiri? Yang penting dari alternatif Anda adalah jalankan keseriusan dan ketekunan dalam melakukan bisnis. Apabila nggak serius dan tekun, percuma saja. Biarpun cara manajemen sudah dihasilkan serapi dan sebagus mungkin jika Anda nggak sungguh-sungguh segala sesuatunya akan sia-sia.

Istilah waralaba

Berikut sebagian istilah mengenai waralaba

a. Arti franchise

Franchise atau franchising berasal dari bahasa Prancis yang berarti kejujuran atau kebebasan. franchise adalah hak-hak untuk memasarkan suatu produk atau jasa ataupun layanan. Sedangkan berdasarkan versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan atau mengaplikasikan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)

Atau dengan kata lain, pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

b. Arti franchise menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Suatu metode pendistribusian barang atau jasa terhadap pelanggan akhir, dikala pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melakukan bisnis dengan merek, nama, cara, prosedur dan cara-metode yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia

c. Definisi franchisor (pemberi franchise)

Badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan Hak atas Kekayaan Intelektual atau inovasi atau ciri khas usaha yang dimilikinya.

d. Definisi franchisee (penerima waralaba / terwaralaba)

Badan usaha atau perorangan yang dikasih hak untuk memanfaatkan dan atau memakai Hak atas Kekayaan Intelektual atau temuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba.

Sekian info seputar Kiat Sukses Mengambil Usaha Waralaba Paling Jitu di Indonesia, semoga postingan kali ini mencerahkan Anda. Kami berharap post ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *